Saturday, June 7, 2014

burung hantu antara baik dan buruk

Tapi anggapan itu khususnya berkembang di Barat saja.
Bangsa Barat modern pada umumnya mengasosiasikan burung hantu dengan kebijakan. Kaitan itu berasal dari Yunani Kuno, tempat Atena, yang ramai dengan seni dan keilmuan, memiliki burung hantu sebagai simbolnya.
Simbol itu kemudian banyak digunakan pada budaya Eropa kuno, antara lain dengan menggambarkannya sebagai dewi .
Namun, dalam budaya berbagai suku penduduk asli di benua Amerika, seperti suku Aztec dan Maya, misalnya, burung hantu justru dikaitkan dengan kejahatan. Dalam mitologi Arab, burung hantu juga dihubungkan dengan makhluk jahat.
Mata besar yang dimilikinya tertanam kuat dalam kantung (kelopak), sehingga ia mesti menggerakkan seluruh kepalanya ketika hendak menggeser pandangan. Subhanallah, (karena itu) lehernya bisa berputar hingga 270 derajat.
Berhubung matanya rabun jauh, burung hantu hanya bisa mengamati mangsa yang jauh, dan tidak dapat melihat apa pun dalam jarak beberapa senti meter di depan matanya.  Itu kelemahannya. Namun, kelebihannya, mata burung hantu bisa melihat secara baik dalam kegelapan atau saat cahaya minimal.
Telinga burung hantu tidak simetris. Dengan telinga-telinga yang berada pada tempat yang berbeda di tengkoraknya — tidak simetris — burung hantu bisa menentukan arah dari mana datangnya suara secara sangat presisi (akurat), berdasarkan gelombang suara yang masuk ke telinga kanan dan kirinya.
Ia kemudian menggerakkan kepalanya, hingga suara itu terdengar secara simultan di kedua telinga, yakni pada saat ia langsung berhadapan muka dengan sumber suara. Jeda waktu terdengarnya suara di antara kedua telinga itu hanya sekitar  0,00003 detik, atau 30 perjuta detik.
Terserah Anda, mau mengikuti mitos Yunani — yang menganggap burung hantu sebagai simbol kebijakan dan ilmu — atau mitos Aztec, Arab atau lainnya.
Yang jelas, kalau bicara mendengar, ilmu dan pengetahuan, beberapa tulisan berikut bisa menjadi rujukannya:

Legend of The Guardians












Genre: Action & Adventure, Animation, Science Fiction & Fantasy

Pengisi Suara: Sam Neill, Geoffrey Rush, Hugo Weaving, David Wenham, Emily Barclay, Abbie Cornish, Emilie De Ravin, Ryan Kwanten, Jay Laga’aia, Miriam Margolyes, Helen Mirren, Jim Sturgess

Tanggal Release: 24 September 2010

the guardian Ga'Hoole merupakan seri buku fantasi yang ditulis oleh Kathryn Lasky dan diterbitkan oleh Gramedia. [1] [2] [3] Seri, yang dimaksudkan untuk mengakhiri tahun 2008 dengan diterbitkannya The War of the Ember sampai prekuel The Rise of a Legend diterbitkan pada tahun 2013, memiliki total enam belas buku. Selain seri utama ada beberapa buku dan spin off diatur dalam alam semesta yang sama. Tiga buku pertama dari seri yang diadaptasi menjadi film animasi 3D Legenda of the Guardians:. The Owls of Ga'Hoole, disutradarai oleh Zack

Soren, yang tinggal di sarang bersama orang tuanya dan saudara Kludd dan Eglantine di sebuah kerajaan yang disebut hutan Tyto, dia didorong keluar dari sarang. (Kami kemudian belajar bahwa ia didorong oleh Kludd.) Ketika ia berseru kepada orang tuanya untuk bantuan, Soren ditemukan dan ditangkap oleh patroli dari burung hantu jahat dari Akademi St Aegolius untuk yatim piatu Owls, atau St Aggie itu. Soren dan owlets menyambar lainnya dan diperbudak menjadi tugas-tugas seperti sortasi telur dan pelet, karena alasan mereka tidak mengerti. Owls di St Aggies adalah "bulan berkedip", teknik cuci otak yang disebabkan oleh tidur di bawah bulan purnama dan juga berbaris di bawah sinar bulan purnama dan tanpa henti mengulangi nama-nama mereka yang sebenarnya untuk melupakan mereka sehingga kehilangan kesadaran diri. Soren berteman dengan seorang Elf Owl muda bernama Gylfie (dari kerajaan gurun Kuneer), yang, seperti dia, tahan terhadap bulan-berkedip, dengan tetap terjaga selama bersinar penuh, dan bersama-sama mereka merencanakan baik untuk menemukan sebanyak mungkin tentang tujuan sebenarnya di balik St Aggie dan melarikan diri. Keduanya juga berteman dengan Owl Spotted bernama Hortense yang owl hasperfectly bulan-berkedip bernama Grimble, dan melarikan diri dengan bantuan Grimble itu. Grimble dibunuh di malam Soren dan Gylfie melarikan diri dengan Skench dan Spoorn. Setelah melarikan diri, mereka kemudian bertemu Twilight, yatim piatu Besar Grey Owl yang belajar naluri kelangsungan hidupnya dari "Orphan School of Learning Tangguh", Digger, sebuah Burrowing Owl, yang kehilangan keluarganya karena perampok St Aggie dan sangat sensitif dan filosofis , dan buta.Mrs Plithiver, mantan ular sarang-pembantu Soren itu. Dengan bantuan dua orang teman Bald Eagle Hortense bernama Streak dan Zan, mereka membunuh dua patroli St Aggie, para sepupu Jatt dan Jutt. Empat burung hantu membentuk sebuah band dan terbang mencari Great Ga'Hoole Tree dimana legenda mengatakan besar ksatria-burung hantu hidup yang berdedikasi untuk melakukan perbuatan baik dan akhirnya menemukannya. Soren kemudian menemukan bahwa Kludd, atau "Metal Beak", karena ia lebih dikenal, dan tentara burung hantu Tyto (burung hantu) sedang merencanakan untuk mengambil alih seluruh owl semesta dengan Tytos. Ia juga bertanggung jawab. hampir di cuci otak Eglantine dengan mengoceh aneh tentang "Kemurnian Tytos". Eglantine bergabung Soren, Gylfie, Twilight, dan Digger untuk mengetahui lebih lanjut tentang Kludd dan pasukannya. Kludd adalah pemimpin dari "The Pure Ones", tentara Tyto burung hantu. Sebuah perang maka dimulai antara Pure Ones dan Guardians of Ga'Hoole.

Friday, June 6, 2014

Entah

Ini ada apa ya?
Kenapa semua mata tertuju kepada saya?
Untuk apa saya berdiri disini?
Kalian siapa? Mengapa kalian menatapku seperti itu?
Oh iya saya berada di depan manusia yang penuh harapan,cacian, dan kemunafikan
Manusia yang berharap saya jatuh
Manusia yang berharap saya bertahan
Manusia yang bertaruh harapannya kepada saya
Apakah aku pantas untuk semua itu?
Sepertinya tidak pantas. Lebih baik saya turun dari panggung ini

Symphoni antonio vivaldi

http://soundcloud.com/big-cat-07/sets/antonio-vivaldi